5 Kuliner Khas Banyuwangi yang Wajib Dicoba Saat Liburan
Dewi Sekar
20 Mei 2026
4 menit Baca
Banyuwangi tidak hanya dianugerahi keindahan alam yang memukau, tetapi juga kekayaan kuliner tradisional yang menggugah selera. Cita rasa kuliner khas suku Osing (masyarakat asli Banyuwangi) terkenal unik dengan perpaduan rasa pedas yang segar, asam yang bersemangat, serta bumbu rempah yang berani.
Jika Anda sedang berlibur di Bumi Blambangan, pastikan lidah Anda tidak melewatkan lima hidangan legendaris berikut ini:
1. Nasi Tempong
Nama Tempong berasal dari bahasa Osing yang berarti “ditampar”. Dinamakan demikian karena sensasi rasa pedas luar biasa dari sambal mentah khasnya yang seolah-olah menampar mulut Anda!
Satu porsi Nasi Tempong biasanya disajikan hangat dengan nasi putih, aneka sayuran rebus (seperti bayam, kol, labu siam), tahu dan tempe goreng, bakwan jagung, ikan asin goreng, serta lauk utama pilihan Anda (ayam goreng, bebek goreng, empal, atau ikan laut). Kunci kelezatannya ada pada sambal mentah yang diulek dadakan menggunakan tomat ranti, terasi harum, dan jeruk limau segar.
2. Rujak Soto
Apa jadinya jika rujak sayur dengan bumbu kacang dan petis disiram dengan kuah soto babat yang hangat nan gurih? Itulah Rujak Soto, salah satu kuliner hibrida paling kreatif dan digemari di Banyuwangi.
Perpaduan rasa kacang yang gurih manis dari bumbu rujak berbaur sempurna dengan kehangatan kuah soto berempah kunyit. Biasanya hidangan ini juga dilengkapi dengan irisan lontong, tahu, tempe, taoge, kangkung, serta potongan daging sapi atau babat yang empuk. Sungguh ledakan rasa yang luar biasa di setiap suapan!
3. Pecel Pitik
Ini adalah kuliner yang sangat sarat akan nilai budaya. Secara tradisional, Pecel Pitik disajikan dalam acara adat suku Osing, seperti bersih desa di Desa Adat Kemiren. Namun kini, Anda bisa dengan mudah menikmatinya di berbagai warung makan khas setempat.
Hidangan ini terdiri dari suwiran ayam kampung (pitik) yang telah dipanggang di atas bara api, kemudian dicampur dengan parutan kelapa muda yang dibumbui cabai rawit, kemiri, terasi, kencur, dan daun jeruk purut. Rasa gurih ayam panggang berpadu apik dengan manis gurihnya kelapa parut berbumbu.
4. Bagiak
Untuk oleh-oleh camilan kering, Bagiak adalah juaranya. Kue kering berbahan dasar tepung sagu, kelapa parut, dan margarin ini memiliki tekstur yang renyah namun langsung lembut lumer saat dikunyah atau dicelupkan ke dalam secangkir kopi hangat.
Bagiak hadir dalam berbagai varian rasa seperti original (susu), jahe, wijen, durian, hingga kayu manis. Camilan ini sangat pas dijadikan teman perjalanan atau buah tangan untuk keluarga di rumah.
5. Kopi Selangit & Kopi Kemiren
Bagi para pencinta kopi, Banyuwangi adalah surga tersembunyi. Cobalah berkunjung ke Desa Adat Kemiren dan nikmati tradisi Kopi Kopai yang disajikan dalam cangkir-cangkir kuno. Filosofinya sangat mendalam: “Sekali Seduh Kita Bersaudara”. Biji kopi yang digunakan adalah jenis robusta berkualitas tinggi yang disangrai secara tradisional menggunakan wajan tanah liat dan kayu bakar.
Menjelajahi Banyuwangi rasanya belum lengkap tanpa memanjakan perut Anda dengan hidangan-hidangan otentik ini. Manfaatkan paket wisata kuliner Travel Osing untuk diajak langsung ke warung-warung legendaris yang paling orisinal bersama pemandu kami!
Ingin merencanakan liburan ke Banyuwangi?
Hubungi kami sekarang untuk berkonsultasi gratis dan dapatkan penawaran itinerary premium khusus untuk Anda dan keluarga.